haaah..nafas panjang terhembus perlahan seiring tetes air mata ini. teringat 2006, ketika di Bali, seorang laki-laki bertubuh tinggi, gagah, tegap dan rapi..terlintas mengganggu konsentrasiku..
setiap sore kau tunggu di tempat orang jual voucher itu..kupun maluu membalas tatapanmu..sesungguhnya hati ini tersentuh oleh sikapmu..begitu sopan dan mengagumkan..
yah..aku takut mengenalmu bukan karena ku tak mau tapi ketidakmampuanku mendua..aku udah komitment sama yang lain hingga ku pun tolak kesempatan itu.
kini aku sesali sangaaaat besar..ketika ku pindah di jakarta..akhirnya komitment itu hanya janji kosong yang dikhianatinya...aku hancur dan terpuruk....andai aku bisa puter waktu ini...kusambut dengan riang ajakanmu..yes!
kini enam tahun sudah berlalu...dimana dirimu auriku?? masih adakah waktu...???
hanya Allah yang Tahu...aku siap menyambutmu...!
'catatan harian'... blog ini tentang uneg-uneg yang tidak bisa aku ungkapkan tapi aku tuliskan biar tidak jadi penyakit dalam hati dan jiwaku
Rabu, 17 Oktober 2012
Minggu, 07 Oktober 2012
sedekah untuk semua masalah
hmmm...harus kucoba!
manusia hidup pasti menghadapi masalah, g punya duitlah, banyak hutanglah, belum punya pasangan, atau rumahtangga yang diambang kehancuran...
tersentuh oleh buku 'kun fayakun' Ust Yusuf Mansyur, kini kubertekad menerapkannya..kubayar lunas sedekahku di awal untuk solusi masalahku...
apa yang bisa kusedekahin kusedekahin..biar terang urusan dunia akhiratku..kucoba penuhi hak Allah Tuhanku biar allah penuhi hakku sebagai mahkluk ciptaan-Nya yang haus kasih sayang, rahmat, kemudahan, karunia dan ampunan-Nya..
kini ya Rabb..kulakukan yang bisa kulakukan agar ku bisa menolong sebanyak-banyak orang bukankah kalau kita menolong yang ada di bumi yang ada di langit akan menolong kita????
Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu Ya Rabbku..kumudahin sesama dan tolong mudahin juga urusanku ini..
hanya Kau satu-satunya harapanku..'solusi semua masalahku'..
manusia hidup pasti menghadapi masalah, g punya duitlah, banyak hutanglah, belum punya pasangan, atau rumahtangga yang diambang kehancuran...
tersentuh oleh buku 'kun fayakun' Ust Yusuf Mansyur, kini kubertekad menerapkannya..kubayar lunas sedekahku di awal untuk solusi masalahku...
apa yang bisa kusedekahin kusedekahin..biar terang urusan dunia akhiratku..kucoba penuhi hak Allah Tuhanku biar allah penuhi hakku sebagai mahkluk ciptaan-Nya yang haus kasih sayang, rahmat, kemudahan, karunia dan ampunan-Nya..
kini ya Rabb..kulakukan yang bisa kulakukan agar ku bisa menolong sebanyak-banyak orang bukankah kalau kita menolong yang ada di bumi yang ada di langit akan menolong kita????
Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu Ya Rabbku..kumudahin sesama dan tolong mudahin juga urusanku ini..
hanya Kau satu-satunya harapanku..'solusi semua masalahku'..
kekuasaan tanpa imtaq
haduuh..begitu dehhh...geleng kepala yang bisa kulakukan setelah membaca berita internet pagi ini..kpk vs polri, tentang Pak Nov dan lain-lain...memprihatinkan..tapi semua kembali kepada hati, pikiran, keimanan dan ketakwaan masing-masing..
tak mudah memang bersikap adil untuk diri sendiri..ketika kita punya kekuasaan tak mudah untuk menegakkan hukum bagi diri sendiri tapi ketika orang lain yang bersalah seolah pisau yang namanya hukum itu kok terasa tajammm banget.
andai hukum itu dimaknai sebagai hukum saja. tegak untuk siapa saja bahkan untuk diri pemegang kekuasaan..dengan berjiwa ksatria dan legowo kalau memang salah siapa pun seharusnya siap mempertanggungjawabkan kesalahannya di depan hukum.
hukum adalah hukum. hukum bukan momok bagi rakyat kecil dan alat kekuasaan bagi pemegang kekuasaan..andai pemimpin kita, para pemegang kekuasaan bersikap adil???
ohhh....aman tertib negeriku....
yah tapi begitulah...kekuasaan tanpa iman dan takwa akan melahirkan arogansi dan kesewenangan. hukum hanya tegak untuk orang lain tapi bukan untuk si pemegang kekuasaan. memprihatinkan...kapan ya hukum di negeri ini bener-bener tegak??? untuk siapa pun!!
semoga lahir pemimpin dan pemegang kekuasaan yang beriman dan bertakwa agar dengan keimanan dan ketakwaannya itulah mereka bisa membenarkan yang benar dan menyalahkan yang salah juga berani bersikap adil untuk siapa pun meskipun untuk diri sendiri!!!
tak mudah memang bersikap adil untuk diri sendiri..ketika kita punya kekuasaan tak mudah untuk menegakkan hukum bagi diri sendiri tapi ketika orang lain yang bersalah seolah pisau yang namanya hukum itu kok terasa tajammm banget.
andai hukum itu dimaknai sebagai hukum saja. tegak untuk siapa saja bahkan untuk diri pemegang kekuasaan..dengan berjiwa ksatria dan legowo kalau memang salah siapa pun seharusnya siap mempertanggungjawabkan kesalahannya di depan hukum.
hukum adalah hukum. hukum bukan momok bagi rakyat kecil dan alat kekuasaan bagi pemegang kekuasaan..andai pemimpin kita, para pemegang kekuasaan bersikap adil???
ohhh....aman tertib negeriku....
yah tapi begitulah...kekuasaan tanpa iman dan takwa akan melahirkan arogansi dan kesewenangan. hukum hanya tegak untuk orang lain tapi bukan untuk si pemegang kekuasaan. memprihatinkan...kapan ya hukum di negeri ini bener-bener tegak??? untuk siapa pun!!
semoga lahir pemimpin dan pemegang kekuasaan yang beriman dan bertakwa agar dengan keimanan dan ketakwaannya itulah mereka bisa membenarkan yang benar dan menyalahkan yang salah juga berani bersikap adil untuk siapa pun meskipun untuk diri sendiri!!!
Langganan:
Postingan (Atom)