langit terasa mendung semendung hatiku...ramadhan terasa menyedihkan sesedih hatiku. minggu akhir menjelang ramadhan..akhirnya dia akui statusnya. tertulis nama istri dan dua anaknya..syooklah diriku...diri yang selama ini selalu mencari kejelasan statusnya itu harus menderita karena persembunyian statusnya yang dengan ketidakjelasannya itu dia berhasil menjadikanku layang-layang mainan perasaannya. dia lambungkan anganku hingga perasaanku tumbuh padanya. dia ajari aku bahasa-bahasa yang seharusnya hanya konsumsi intim ranah rumah tangga...teganya dirinya lakukan itu..
ketika dia tahu perasaanku tumbuh padanya akhirnya dia membunuhnya.
ketika dia tahu area pribadinya terancam dia lakukan segalanya bahkan kekuasaanpun dia pakai untuk membungkamku..teganya...
terus salahkah kubertanya??
apa maksud semua ini?
kau tahu yang kaulakukan dan katakan..tapi kenapa kau ingkari?/
kalau memang kau tidak mau terbakar kenapa juga main-main api???
tidak tahukan dirimu?/
tidakkah kaurasakan perasaanku??
hidup dalam permainan perasaan yang kauberikan itu??
haruskah kumengalah dengan laki-laki seperti itu??? laki-laki yang hanya iseng dan mainin perasaan sementara dia tetep pengiin rumah tangganya taktersentuh perilaku buruknya?? perilaku yang menyakiti hati wanita....
yah..hati diganti hati ..mata diganti mata..sakit diganti sakit..semoga keadilan membuatmu merasakan rasa sakit yang kurasakan..tertawalah..kalau kau merasa menang..tapi ingat Tuhan Maha tahu hal yang ghaib..tersenyumlah atas keberhasilanmu menyembunyikan permainan perasaan tapi ingat...sakit yang kautorehkan akan melukai jiwa dan hatimu..thanks atas cinta ini...cinta yang terhalang statusmu yang kausembunyikan begituuuuu lama...bye2...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar