Kamis, 26 Mei 2011

Bintang tetap bintang tidak akan disebut kunang-kunang

Suatu malam, coba sekali-kali kita pandang langit. Begitu indahnya!
Bintang-bintang berkedip memancarkan keindahan sinarnya. Meski jauh dan terlihat
kecil, bintang tetap bintang, tidak akan kita sebut kunang-kunang. Meski langit berawan,
bintang pun tetap bintang, tidak akan kita sebut kunang-kunang, bukan?
Sama halnya dengan kehidupan kita. Suatu saat kita di atas, memegang suatu
jabatan, amanat dan pimpinan dalam suatu organisasi. Kita dipuji, dihormati dan
mungkin juga ditakuti. Tetapi tiba-tiba, ketika kita melakukan suatu kekhilafkan dan
kesalahan yang menyebabkan pangkat dan jabatan kita hilang, apakah kita masih dipuji?
Apakah kita dihormati?
Orang tidak akan peduli! Bahkan bisa jadi mereka bersorak sorai dengan keterpurukan
kita. Jangan bersedih Saudaraku!
Pangkat, jabatan, kedudukan dan kekayaan hanya asesoris semu kehidupan
ini.Tidak usah disesali berlarut-larut.Yakinlah bahwa kita masih mempunyai pangkat,
jabatan, kedudukan dan kekayaan yang hakiki.Meski tidak terlihat oleh mata orang lain
tetapi terlihat jelas di mata Allah Swt. Bukankah kita yakin bahwa Allah Swt tidak
melihat seberapa tinggi pangkat dan kedudukan kita di dunia tetapi melihat seberapa
tinggi tingkat ketakwaan kita kepada-Nya. Di mata Allah, semua manusia sama, hanya
ketakwaanlah yang membedakan kedudukan seseorang dengan orang lain.
Saudaraku, mari kita pandang kembali langit malam!
Ternyata berawan, apa yang kita lihat?
Bintang tetap bintang, tidak akan berubah menjadi kunang-kunang!
Demikian halnya dengan anda. Ketika anda terpuruk karena hilangnya pangkat atau
jabatan yakinlah bahwa anda pasti bisa melewati kondisi ini.Yakinlah bahwa anda
memiliki potensi yang luar biasa. Yakinlah bahwa anda adalah anda, sosok pribadi unik
yang tetap saja menjadi diri anda, bintang yang selalu bersinar meski langit berawan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar