Rabu, 28 Maret 2012

bbm itu....seksi dan menggoda...

yahhh...perih hatiku melihat foto-foto demo penolakan kenaikan harga bbm kemarin, makasar, gambir belum lagi di tempat2 lain di Indonesia. demo yang akhirnya rusuh tentu tidak diingini oleh semua pihak namun ketika di lapangan, dalam kondisi panas terik matahari dan panas pula emosi..segala kemungkinan bisa saja terjadi. bentrok, saling pukul, saling serang, saling melukai... menyedihkan....
Mahasiswa tak bisa disalahkan... mereka paham kenaikan bbm berimbas pada kenaikan harga barang-barang yang lain, makin sulit lah mereka sekolah, kuliah, atau pun beli buku-buku. belum lagi biaya hidup sehari-hari, kos, transport dll. Di sisi lain, pak polisi juga tidak bisa disalahkan, mereka melaksanakan tugasnya menjaga keamanan dna ketertiban di masyarakat.. terus siapa yang salah?? silahkan anda jawab sendiri...

bbm adalah 'sesuatu' cieleee...bukan ala syahrini ya... sesuatu yang seksi dan menggoda, dicolek naik sedikit aja...luar biasa deh dampaknya..baru ada info mau naik saja..harga barang sudah naik duluan. sekedar iseng, ketika ada info bbm mau naik harga barang sekitar 10rb. Satu minggu kemudian, ketika demo marak, harga barang yang sekitar 10rb itu udah naik menjadi 12rban. itu berarti sekitar 20 persen lo...coba bayangkan...!
ini baru satu item barang yang harganya cuma 10rb lo...kalo sejuta item barang berapa cobaaa kira2 kenaikannya???? kalkulator anda tidak cukup bukan untuk menghitungnya?

kenaikan harga barang tidak diimbangi dengan kenaikan pendapatan masyarakat sehingga daya beli masyarakat turun. jangankan untuk kebutuhan pendidikan, kesehatan dan rekreasi,,, untuk memenuhi tuntutan perus saja masyarakaat udah kejet-kejet.!

coba kita lihat atau baca mungkin sekitar 70 jutaan penduduk Indonesia adalah miskin, dengan penghasilan 10-20 ribu sehari terus sebulan pengasilan mereka berapa??
uang 300-600 ribu bisakah untuk hidup satu istri dua anak saja???
ini yang harus kita pikirkan??
ini tugas kita semua..baik rakyat maupun pimpinannya!
 dari sejarahnya seseorang menjadi seorang pemimpin karena dia dipilih oleh rakyat banyak sehingga sudah seharusnya dia mewakili kepentingan rakyatnya, merasakan penderitaan rakyatnya dan kalau perlu mending dia yang kelaperan daripada rakyatnya laperr... itu baru joooos !!
adakah pemimpin seperti itu???

Tidak ada komentar:

Posting Komentar