Hai semua...salam milyarder...
kali ini saya ingin sharing bagaimana belajar bisnis sejak dini...
sebut saja Putri.
sejak kelas tiga SD dengan rambutnya yang dikuncir dua kanan kiri, gadis mungil ini menjajakan agar-agar keliling kampung bersama kakak kelasnya yang kebetulan tetangganya dan juga saudaranya. sepanjang perjalanan gadis itu berteriak' agar-agar..gula asli garek siji' terus saja sampai habislah dagangan satu nampan agar-agar itu.
peluh bercucuran membasahi kedua pipinya yang memerah terbakar matahari siang bolong. hasil penjualan diserahkan kepada si pembuat agar-agar dan si Putri pun dapat upahnya...wowww senangnya...lumayan bisa buat bayar sekolah satu tahunnn..begitu katanya girang.
Si putri tumbuh dewasa, duduk di bangku smp dan sudah senang mulai pakai bedak, lipglos dll..akhirnya jualanlah si Putri kosmetik untuk remaja..lumayan bisa buat beli bedak sendiri pikirnya. Jualan sambil sekolah toh oke-oke saja buat si Putri buktinya gadis ini tetep aja dapat rangking satu sepanjang tiga tahun di sekolahnya. seneng rasanya bisa beli apa-apa sendiri tanpa merengek minta sama bapaknya yang galaaaak banget.
Cerita sma...si Putri tumbuh dewasa..Allah berkehendak lain...sang Ayah yang menjadi tulang punggung keluarganya meninggal karena kecelakaan..hancurlah hati gadis itu, pupus harapannya untuk melanjutkan kuliah di perguruan tinggi favoritnya Akuntansi UI.
Gadis yang biasanya ceria itu jadi pendiam, gak banyak omong apalagi becanda..dipandanginya wajah Ibunya dan keempat adiknya...tak ada kata...cuma diam
sesekali gadis itu memejamkan mata seolah memastikan kalau ini fakta bukan mimpi..
adiknya baru kelas 2 smp, kelas 5 sd, 2 tahun dan tujuh bulan..sementara Ibunya hanya seorang Ibu rumah tangga.
Dalam diamnya, si Putri bertekad...ingin mewujudkan mimpi Bapaknya agar semua anak-anaknya menjadi sarjana dan tidak ingin menjadi sampah masyarakat. solusi yang diambil...BISNIS..
lanjut besok lagi ceritanya ya....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar