Kamis, 15 Desember 2011

gratifikasi asmara

oalah o o......
baru-baru ini tekejutlah diriku ketika kubaca berita di internet ttg adanya jalinan asmara antara penyidik dengan yg disidik.terlepas dari benar tidaknya berita itu, aku cuma memendam uneg-uneg mungkinkah gratifikasi model baru...hehheheh....gratifikasi asmara...
cinta datang kapan saja..asmara muncul pada siapa saja tak terkecuali antara dua insan yang sedang berhadapan dalam proses apa pun...bisa antara dosen sama mahasiswanya..bisa antara dokter sama pasiennya bisa juga antara yang disidik dengan penyidiknya....tidak ada yang salah dengan cinta namun yang kupertanyakan..mungkinkah seseorang bisa objektif melakukan proses hukum sementara hati dag dig dug...tidak karuan menatap matanya...ada gambar hati merah muda di balik matanya...hehehhe.
entahlah,,...hanya Allah yang Maha Tahu...timbulnya asmara itu memang tulus, suci dari hati keduanya atau sekedar taktik ybs untuk mencari proses perlindungan karena merasa'perlu perlindungan'
yah....sepertinya perlu dimasukkan juga ya model gratifikasi kayak gini dimasukkan dalam undang-undang sebagai bentuk gratifikasi..dan sepertinya perlu juga tuh kalau yang disidik wanita yang menyidik wanita juga kalau yang disidik pria yang menyidik pria juga untuk meminimalisir terjadinya asmara tiba-tiba dalam proses penegakan hukum....hehhehhehe...sarapan jumat pagi...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar