Langkah-langkah Meresensi Buku
Penulis : DR. A.M. Slamet Soewandi
Berikut ini adalah langkah-langkah praktis yang dapat
Anda gunakan untuk membuat resensi sebuah buku.
1. Melakukan penjajakan atau pengenalan buku yang
diresensi, meliputi:
Tema buku yang diresensi, serta deskripsi
buku.
Siapa penerbit yang menerbitkan buku itu,
kapan dan di mana diterbitkan, tebal (jumlah bab dan halaman), format hingga
harga.
Siapa pengarangnya: nama, latar belakang
pendidikan, reputasi dan presentasi buku atau karya apa saja yang ditulis
sampai alasan mengapa ia menulis buku itu.
Penggolongan / bidang kajian buku itu:
ekonomi, teknik, politik, pendidikan, psikologi, sosiologi, filsafat, bahasa,
sastra, atau lainnya.
2. Membaca buku yang akan diresensi secara menyeluruh,
cermat, dan teliti. Peta permasalahan dalam buku itu perlu dipahami dengan
tepat dan akurat.
3. Menandai bagian-bagian buku yang memerlukan
perhatian khusus dan menentukan bagian-bagian yang akan dikutip sebagai data
acuan.
4. Membuat sinopsis atau intisari dari buku yang akan
diresensi.
5. Menentukan sikap atau penilaian terhadap hal-hal
berikut ini:
Organisasi atau kerangka penulisan; bagaimana
hubungan antar bagian satu dengan lainnya, bagaimana sistematika, dan
dinamikanya.
Isi pernyataan; bagaimana bobot idenya,
seberapa kuat analisanya, bagaimana kelengkapan penyajian datanya, dan
bagaimana kreativitas pemikirannya.
Bahasa; bagaimana ejaan yang disempurnakan
diterapkan, bagaimana penggunaan kalimat dan ketepatan pilihan kata di
dalamnya, terutama untuk buku-buku ilmiah.
Aspek teknis; bagaimana tata letak, bagaimana
tata wajah, bagaimana kerapian dan kebersihan, dan kualitas cetakannya (apakah
ada banyak salah cetak).
Sebelum melakukan penilaian, alangkah baiknya jika
terlebih dahulu dibuat semacam garis besar (outline) dari resensi itu. Outline
ini akan sangat membantu kita ketika menulis.
6. Mengoreksi dan merevisi hasil resensi dengan
menggunakan dasar- dasar dan kriteria-kriteria yang telah kita tentukan
sebelumnya.
Bahan
dikutip dari sumber:
Judul Buku : Dasar-dasar Meresensi Buku
Penulis : DR. A.M. Slamet Soewandi
Penerbit : PT Gramedia Widiasarana Indonesia, Jakarta Tahun : 1997
Halaman : 6 - 7
Judul Buku : Dasar-dasar Meresensi Buku
Penulis : DR. A.M. Slamet Soewandi
Penerbit : PT Gramedia Widiasarana Indonesia, Jakarta Tahun : 1997
Halaman : 6 - 7
Berikut
adalah cara membuat resensi buku yang penulis ringkas dari ”How To Write A Book
Report”, karya Myrna Friend, Erindale Campus Library, University of Toronto.
Cara ini sudah diterima secara internasional.
1) Memberi informasi bibliografi buku, seperti :
nama penulis/pengarang, judul lengkap, editor (jika ada), tempat ( kota )
penerbit, penerbit, bulan atau tahun terbit dan jumlah halaman (ditambah
romawi).
2) Bandingkan materi tulisan dengan keadaan
sekarang, apakah sesuai untuk zaman sekarang?Deskripsikan penulis/pengarang:
latar belakangnya, pekerjaan, reputasi, dll.
3) Apakah hal-hal atau keadaan yang penting ada
hubungannya dengan buku tersebut? Apa sumber materi penulis?
4) Jenis buku (sejarah, biografi, kritik tulisan
orang lain/literacy critism, sastra, dll) apa yang kita resensi?
5) Jelaskan tujuan penulis dalam menulis buku
yang kita resensi dan terangkan batasan tulisannya dengan tema. Apakah buku
tersebut mengusung tema populer? Apa hasil survei? Untuk siapa buku tersebut
ditulis, apa ditulis untuk kaum pelajar, masyarakat awam, dll?
6) Apa tema buku tersebut? Cari tema di bagian
pendahuluan dan kesimpulan. Selama membaca, coba elaborasi/kaitkan dengan tema
buku, apa masih berhubungan?
7) Apa asumsi penulis yang tersirat atau tersurat
(jika ada) berhubungan dengan materi yang dia tulis?
8. Jelaskan struktur dari buku (daftar isi):
bagian-bagian buku (seperti pendahuluan, isi, kesimpulan), apakah pembagian
buku tersebut valid? Apakah appendiks, bibliografi, catatan-catatan, indeks
buku tersebut berhubugan dengan isi buku?
9) Cari point utama atau konsep kunci!
10) Apa jenis data yang penulis gunakan dalam
mendukung argumennya? Bagaimana dia gunakan data tersebut dalam berargumen?
Apakah argumennya sesuai data?
11) Beri bagian penting dari buku dengan kutipan!
12) Apakah penulis sukses dalam mengkomunikasikan
wacana atau teorinya? Apakah dia sukses dengan tujuannya? Apakah malah bias?
13) Jelaskan tujuan lain tulisan dari buku yang
kita resensi. Apakah tulisannya dalam bahasa yang bakudan efektif?
14) Apakah buku tersebut berkembang dari isu atau
tema penelitian?
15) Baca secara mendalam dan kritis. Alasan utama
kemampuan membaca buku, yaitu: agar dapat mengikuti alur pikiran penulis,
melihat hubungan di antara idenya, menghubungkan idenya dengan pengalaman kita,
dan meng-evaluasinya dengan cerdas dan kritis. Membaca kritis, karena
dimungkinkan ada bagian dari buku tersebut yang kontorversial dan mencari
kekuatan serta kelemahannya. Bandingkan dengan teori lain yang diungkapkan oleh
penulis lain dari buku lain. Pembaca yang hati-hati dapat memperhatikan hal-hal
yang diperbuat penulis, seperti tema yang meloncat-loncat, bias tema, dll.
Perhatikan kata atau kalimat yang tidak kita mengerti. Baca buku sampai selesai
dan ikuti argumennya (dengan membacanya) sampai selesai, jangan meng-justifikasi
sebelum kita selesai membaca.
16) Resensi di koran dengan jurnal ilmiah tentu
berbeda. Resensi di koran biasanya berupa bedah buku dengan isi ringkasan buku,
tujuan tulisan, latar belakang penulis, kesimpulan, kelemahan dan keunggulan
tulisan serta kata/kalimat yang digunakan sering tidak baku atau populer dan
diperuntukkan untuk masyarakat umum (contoh bisa dilihat di bagian utama
website ini, resensi buku: ”Hidup sehat dengan tahajud” yang penulis kirim dan
dimuat di KR). Resensi di jurnal ilmiah ditambah teori lain yang diungkapkan
penulis lain dan bahasa yang digunakan bahasa baku serta untuk kalangan
terbatas (biasanya terpelajar).
Sumber : Forum Remaja Masjid Yogyakarta
Tidak ada komentar:
Posting Komentar